Tampilkan postingan dengan label B.Indonesia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label B.Indonesia. Tampilkan semua postingan

Jumat, 23 September 2016

Menulis Proposal

Menulis Proposal
Proposal adalah rencana kegiatan yang dituangkan dalam bentuk rancangan kerja. Adakalanya proposal di ajukan untuk memohon bantuan dana. Proposal diajukan dengan tujuan mendapatkan izin atau pesetujuan atas kegiatan yang akan dilaksanakan. Berikut ini unsur-unsur proposal:
1. Pendahuluan (latar belakang masalah)
    Menguraikan dengan jelas dan singkat tentang pokok permasalahan. Latar belakang masalah harus berdasarkan isi dan tujuan proposal. Latar belakang juga menunjukkan pentingnya permasalahan tersebut untuk segera diselesaikan.
2. Masalah dan perumusan masalah
    Masalah yang di ungkapkan harus berkaitan dengan objek penelitian atau kegiatan.
3. Tujuan
    Tujuan mengungkapkan maksud di adakan kegiatan atau acara.
4. Sasaran
    Ditujukan kepada siapa kegiatan tersebut di lakukan.
5. Pelaksana atau teknik pelaksanaan
    Cara menyelesaikan permasalahan yang diajukan dalam proposal. Teknik pelaksanaan ini disampaikan untuk meyakinkan penerima proposal bahwa permasalahan tersebut dapat diselesaikan secara logis dan tepat.
6. Jadwal pelaksanaan
    Dibuat berdasarkan waktu, jenis kegiatan, dan orang yang menangani kegiatan jadwal pelaksanaan ini memberikan gambaran tentang kegiatan dari awal hingga akhir.
7. Anggaran
    Biaya yang di perlukan untuk permasalahan yang di ungkapkan dalam proposal. Bagian ini menyajikan anggaran yang di perlukan secara efisien, objektif dan logis.
8. Penutup
    Berisi kesimpulan, rangkuman dan harapan terhadap uraian yang di sampaikan. Selain itu, penutup juga berisi tempat, tanggal penyusunan proposal, tanda tangan, nama penanggung jawab proposal.
Read more

Rabu, 21 September 2016

Unsur Instrinsik Dalam Hikayat

Menemukan Unsur Instrinsik Dalam Hikayat
Dalam sastra melayu lama, hikayat diartikan sebagai cerita rekaan berbentuk prosa panjang berbahasa melayu yang menceritakan kehebatan dan kepahlawanan orang ternama dengan segala kesaktian, keanehan dan karomah yang mereka miliki. Orang ternama tersebut raja, putri-putri raja ataupun orang-orang suci.
#PROSA => karangan bebas.
Hikayat termasuk genre atau jenis yang populer dalam masyarakat melayu dengan jumlah cerita yang cukup banyak. Kemunculan genre ini merupakan kelanjutan dari cerita pelipur lara yang berkembang dalam tradisi lisan dalam masyarakat, lalu di perkaya dan di perindah dengan menambah unsur-unsur asing, unsur-unsur hindu dan islam.
Read more

Selasa, 20 September 2016

Wawancara

Merangkum Permasalahan Yang di Bahas Dalam Wawancara
Wawancara bertujuan untuk memperoleh sebuah informasi, keterangan atau pendapat seseorang terhadap suatu hal. Isi wawancara dapat di ketahui dengan menyimak dan mencatat pokok-pokok pembicaraan. Wawancara dibedakan menjadi beberapa jenis:
a. Wawancara informal
    Bersifat spontan dan alamiah, pertanyaan yang di ajukan kepada narasumber bergantung pada si pewawancara terhadap informasi yang di perlukan.
b. Wawancara dengan petunjuk umum
    Dalam wawancara jenis ini si pewawancara terlebih dahulu membuat kerangka dan garis besar pokok-pokok masalah yang akan di ajukan.
c. Baku terbuka
    Dalam wawancara baku terbuka, pewawancara menggunakan seperangkat pertanyaan-pertanyaan tersebut telah di persiapkan terlebih dahulu.
Read more

Senin, 19 September 2016

Paragraf Induktif dan Paragraf Deduktif

Menemukan Perbedaan Paragraf Induktif Dan Paragraf Deduktif
1. Paragraf induktif dimulai dengan uraian atau rincian hal-hal yang khusus. Kemudian, uraian di simpulkan pada akhir paragraf. Kesimpulan merupakan hal yang bersifat umum.
            Khusus↘
            Khusus→   Umum
            Khusus↗
Contoh: kawasan gunung cirimei di kuningan dan Majalengka mengalami penggundulan hutan. Selain itu, dikawasan itu terjadi aktivitas penambangan material. Penggundulan hutan cirimei menyebakan jumlah mata air PDAM di Cirebon terancam tidak mendapatkan pasokan air bersih.
2. Paragraf deduktif di kembangkan mulai dengan menuliskan gagasan utama pada awal paragraf sesuai data yang umum. Lalu di jabarkan dalam beberapa pikiran penjelas sebagai sesuatu yang khusus.
                          ↗  Khusus
             Umum → Khusus
                          ↘  Khusus
Contoh : Organisasi wahanana lingkungan hidup ( wlh ) kabupaten Tanjung Sari mengadakan kampanye penyelamatan hutan. Kampanye penyelamatan hutan tersebut di kemas dengan menarik. Dalam melancarkan kampanye tersebut, wlh bekerja sama dengan seniman dari berbagai daerah. Para seniman menampilkan teatrikal untuk menarik perhatian masyarakat. Cara ini di lakukan untuk menunjukkan aksi kepada masyarakat bahwa kerusakan lingkungan dari hari kehari semakin parah.
# Unsur-unsur yang perlu di perhatikan dalam menentukan dan membedakan paragraf pola khusus atau umum dan memperkhusus sebagai berikut:
a. Setiap paragraf memiliki gagasan utama dan beberapa gagasan penjelas.
b. Gagasan utama merupakan pokok pikiran yang menjadi dasar uraian dalam paragraf.
c. Gagasan penjelas uraian untuk memperkuat gagasan utama.
d. Gagasan utama dapat terletak di awal paragraf atau di akhir paragraf.
e. Gagasan utama dapat terletak di awal paragraf di sebut deduktif.
f. Gagasan terletak di akhir paragraf di sebut induktif.
Read more

Minggu, 18 September 2016

Sambutan

Mendengarkan Dan Menemukan Pokok-Pokok Isi Sambutan
Sambutan merupakan ucapan dengan susunan yang baik untuk di sampaikan kepada banyak orang. Sambutan disampaikan oleh orang tertentu karena jabatan atau kedudukannya. Sambutan atau pidato pada umumnya memiliki tujuan sebagai berikut :
1. Membuat orang lain senang dengan pidato yang menghibur.
2. Memberitahukan suatu pemahaman atau informasi kepada orang lain.
3. Memengaruhi pidato dengan suka rela.
Beberapa metode sambutan atau pidato yang dapat anda gunakan :
1. Metode naskah adalah berpidato dengan mengandalkan naskah. Metode ini di pakai dalam pidato-pidato resmi, pidato di televisi atau di radio.
2. Metode menghafal adalah metode berpidato yang di rencanakan jauh hari sebelumnya.
3. Metode impromtu atau serta merta adalah metode berpidato berdasarkan kebutuhan sesaat oleh karena itu, metode ini di lakukan oleh pembawa pidato tanpa ada persiapan, sehingga hasilnya akan kurang maksimal.
4. Metode ekstemporan ( catatan kecil ) adalah metode berpidato yang direncanakan dengan menggunakan catatan kecil sebagai inti dari rangkaian pembicaraan yang akan disampaikan kepada pendengarnya.
Anda dapat memahami isi sambutan yang disampaikan dengan melakukan langkah berikut:
1. Mendengarkan isi sambutan dengan seksama.
2. Mencari isi pokok sambutan.
Read more

Karangan

Jenis Karangan
1. Deskripsi => menggambarkan atau menjelaskan.
2. Narasi => menceritakan.
3. Eksposisi => memaparkan.
4. Argumentasi => meyakinkan.
5. Persuasi => ajakan atau bujukan.
Read more