Senin, 19 September 2016

Paragraf Induktif dan Paragraf Deduktif

Menemukan Perbedaan Paragraf Induktif Dan Paragraf Deduktif
1. Paragraf induktif dimulai dengan uraian atau rincian hal-hal yang khusus. Kemudian, uraian di simpulkan pada akhir paragraf. Kesimpulan merupakan hal yang bersifat umum.
            Khusus↘
            Khusus→   Umum
            Khusus↗
Contoh: kawasan gunung cirimei di kuningan dan Majalengka mengalami penggundulan hutan. Selain itu, dikawasan itu terjadi aktivitas penambangan material. Penggundulan hutan cirimei menyebakan jumlah mata air PDAM di Cirebon terancam tidak mendapatkan pasokan air bersih.
2. Paragraf deduktif di kembangkan mulai dengan menuliskan gagasan utama pada awal paragraf sesuai data yang umum. Lalu di jabarkan dalam beberapa pikiran penjelas sebagai sesuatu yang khusus.
                          ↗  Khusus
             Umum → Khusus
                          ↘  Khusus
Contoh : Organisasi wahanana lingkungan hidup ( wlh ) kabupaten Tanjung Sari mengadakan kampanye penyelamatan hutan. Kampanye penyelamatan hutan tersebut di kemas dengan menarik. Dalam melancarkan kampanye tersebut, wlh bekerja sama dengan seniman dari berbagai daerah. Para seniman menampilkan teatrikal untuk menarik perhatian masyarakat. Cara ini di lakukan untuk menunjukkan aksi kepada masyarakat bahwa kerusakan lingkungan dari hari kehari semakin parah.
# Unsur-unsur yang perlu di perhatikan dalam menentukan dan membedakan paragraf pola khusus atau umum dan memperkhusus sebagai berikut:
a. Setiap paragraf memiliki gagasan utama dan beberapa gagasan penjelas.
b. Gagasan utama merupakan pokok pikiran yang menjadi dasar uraian dalam paragraf.
c. Gagasan penjelas uraian untuk memperkuat gagasan utama.
d. Gagasan utama dapat terletak di awal paragraf atau di akhir paragraf.
e. Gagasan utama dapat terletak di awal paragraf di sebut deduktif.
f. Gagasan terletak di akhir paragraf di sebut induktif.

0 komentar:

Posting Komentar